15 December 2012

Enjoying Ranu Kumbolo


Masih pagi di Ranu Kumbolo. Saat itu matahari sudah duduk diperaduannya di balik bukit savana yang melingkupinya. Walaupun demikian, udara saat itu masih sangat dingin. Setidaknya begitu yang kurasakan.

Ternyata udara dingin yang dirasakan olrh mayoritas pendaki di tempat ini tidak menghentikan niat bapak ini dari keinginannya memancing ikan di situ. Dengan segera, dia mengeluarkan kailnya dan mulai menapakkan kakinya ke bongkahan batu yang ada di dekat bibir danau. Setelah sampai, dia langsung melemparkan mata kailnya dan mengambil posisi santai.

Entah berapa lama dia bertahan dalam posisi itu. Dan entah berapa lama dia tidak mendapat seekor ikanpun sebagai hasil dari usahanya memancing.

Kemudian aku sadar, tujuan utama bapak itu bukanlah untuk menangkap ikan, tapi untuk menikmati keindahan Ranu Kumbolo. Sambil tenang diam menikmati dinginnya suhu bekas air di kaki, semilir angin menerpa wajah dan tangan memegang ujung kail, serasa jiwa kita bersatu dengan indahnya Ranu Kumbolo.

For me, that was the best way to enjoy Ranu Kumbolo.

1 comment:

  1. hadeh .... indah nian nich tempat. Jadi semakin terobsesi kesana

    ReplyDelete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...