07 January 2013

Kaleidoskop 2012 - Awal dari segalanya


Happy New Year all...

Walaupun tanggal 1 January 2013 kemaren rumah kami karena hujan yang tidak berperi-kemanusiaan, tapi dengan semangat 45 aku menyapa kalian semuwah..

Happy New Year. I  wish you a better year ahead *taburin confetti*

Karena setahun sudah berlalu, dan aku masih saja ganteng keren jomblo, demi nama resolusi tahun baru, aku harus mengevaluasi perjalananku pada tahun 2012 kemaren dan membuat resolusi baru untuk setahun kedepan. Sebenarnya sih resolusi utamananya pengen dapet jodoh, tapi harus diselingi oleh backpacking juga, ujung2nya resolusi tahun depan jika ditulis secara singkat dan gamblang adalah: mencari jodoh sambil backpacking!! #PromosiAbis

Kalau ada yang mau, langsung PM ane aja ya. Hahaha

Oke.

Tahun 2012 adalah tahun dimana aku mulai mengenal Julia Perez dunia backpacking untuk pertama kali. Ya memang dibutuhkan dada yang besar lapang untuk bisa hidup sebagai seorang backpacker sejati. Juga dibutuhkan bokong yang asoy tekad yang bulat untuk bisa menerima semua tantangan selama perjalanan. Dan aku punya keduanya: dada yang besar lapang dan bokong yang asoy tekad yang bulat.

Blog ini aja baru muncul ke dunia maya pada bulan Mei 2012. Selama itu, sudah banyak hal lain yang kulalkukan untuk pertama kalinya semenjak hidupku. Aku mulai kenal snorkeling dan kena racun karang, aku tau rotan itu berduri karena mendaki gunung, panjat tebing pakai sepatu yang kekecilan, liat stalaktit dan stalagmit di gua terbaik di Indonesia, tangan yang lecet gara2 SRT-an (single rope technique) setinggi 60 meter tanpa kaos tangan, hypotermia karena ketiduran di atas gunung, dll. Banyak banget pelajaran berharga yang udah aku alami selama setahun kebelakang. Dan semuanya menempa aku menjadi aku yang lebih baik. Senangnyaa~

Januari 2012 - Danau Toba
Waktu itu aku baru selesai wisuda (dan baru resign kerja jadi online journalist di Jakarta), jadi aku putuskan pulang kampung ke Medan. Rumahku ada di daerah PTPN 4 Bah Butong dan hanya memakan beberapa puluh menit saja ke Danau Toba. Kebetulan disana juga ada rumah oppung dan tulangku. Jadi beberapa kali aku ke Danau Toba untuk sekedar berenang, pesta ikan bakar yang masih segar, belajar naik solu (perahu kertas sampan) dan sekalian nyari cewek Batak yang mau jadi pacarku. Hasilnya, kalian semua tau. Sampai sekarang aku masih jomblo. Tapi aku senang, soalnya selama 4 tahun kuliah, baru kali itu aku pulang kampung, ketemu teman2 sepermainan, ketemu mantan yang ternyata udah punya pacar baru yang lebih cakep (#nyesek), bernostalgia bersama di kampung halaman, dan yang paling utama, ketemu nyokap dan makan masakan nyokap. Hehe

Februari 2012 - Masa Pencarian Kerja
Setelah pulang kampung dan gagal memacari seorang cewek Batak, aku pun kembali lagi ke Jakarta, berniat mencari pekerjaan dan mencoba peruntungan di kota yang sebentar lagi akan tenggelam ini. Tidak ada keahlian khusus yang kumiliki, bahkan sebagai seorang jurusan Bahasa Inggris, aku bisa dibilang lulusan gagal karena tidak bisa berbahasa Inggris sebaik dan semumpuni Justin Bieber atau Jennifer Lawrence. Huhu. Beberapa kemampuan yang kukuasai dengan baik adalah tertawa dengan kencang walaupun tidak ada hal yang lucu terjadi, bernyanyi dipinggir jalan dengan muka mesum, membuat orang kesal dengan mudah dan membuka tutup botol dengan memakai gigi. Itu doang. Dan aku ragu bisa mendapatkan pekerjaan di Jakarta dengan kemampuan itu. Tapi semua berubah sejak negara api menyerang..

Maret 2012 - Borobudur dan Ciater
Pada bulan ini, aku berkesempatan untuk mengunjungi 2 tempat sekaligus. Kayaknya ini adalah bulan keberuntungan bagiku, soalnya selain (pada akhirnya) diterima kerja, aku juga berkesempatan untuk mengunjungi Borobudur dan Ciater untuk pertama kali. Dan yang lebih hebatnya lagi, kedua trip ini gratiiiiisss!! Sekali lagi ah, GRATIS!! Yang satu dari pemuda gereja, yang satu lagi dari kantor. Enak banget deh. Di tempat ini aku pertama kalinya naik flying fox di Ciater. Aduh, aku sampai ingin malu mengakuinya, padahal 4 tahun aku di Bandung, tapi selama itu belum pernah sealipun aku pergi ke Ciater. Tapi, ketika aku udah kerja di Jakarta, eh,kantorku malah outing ke Ciater. Itu semua udah di atur sama yang diatas.

April - Mei 201 - Fokus Kerja
Bulan ini aku gak pergi kemana2, fokus sama kerjaan. Tujuannya adalah supaya masa 3 bulan probation period-ku berjalan dengan sukses dan aku diterima kerja sebagai karyawan tetap. Dan hasilnya, aku berhasil!! Berhasil!! Berhasil!! Kata Dora the Explorer. Selain itu, bulan ini aku juga sekalian mengumpulkan karat demi karat emas untuk dijadikan modal kawin <- jodoh aja belum punya, udah mikirin kawin -__-"

Juni 2012 - Gua Buniayu, Sukabumi
Ini adalah pengalaman backpacking gue yang sebenarnya untuk pertama kali. Diajak ama teman kantor gue yang udah banyak makan asam garam (sekalian ama merica dan bawangnya) dunia backpacking, gue pun meng-iya-kan untuk ikut dan akhirnya merasakan serunya pengalaman caving sampai kedalaman sekian puluh meter. Karena ini adalah pengalaman caving aku yang pertama kali, aku langsung menjadikannya sebagai patokan kalau mau caving di masa yang akan datang. Haha. Selain caving, aku juga sempat merasakan bagaimana roppeling di air terjun blablabla (aku lupa namanya) yang ada disana.

Juli 2012 - Medan
Waktu itu aku lagi ada wawancara di salah satu perusahaan BUMN di Medan, jadi aku jabanin cuti dari kantor dan terbang ke Medan. Sayangnya aku gak lolos seleksi karena aku kebanyakan nyengir selama wawancara itu. Sekalian buang sial, aku pun menghabiskan waktu seminggu di Medan hanya untuk wara-wiri gak jelas, mulai dari hunting durian, liat monumen Sisingamangaraja, dll. Yah, walaupun aku gak masuk ke BUMN, setidaknya aku jadi bisa jalan2 di Medan, kota kelahiranku yang belum pernah aku eksplor sebelumnya. Hihi

Agustus 2012 - Bandung
Bagiku, Bandung adalah hometown kedua setelah Medan. Entah kenapa, setiap kali kesepian, aku selalu ingin datang ke Bandung, ketemu teman2 kuliah dulu, merasakan ademnya suhu disanan dan mencicipi bondon. Tak ada yang lebih nikmat dibandingkan dengan kegiatan diatas. Heuheu

September 2012 - Gunung Kidul, Yogyakarta
Sekali lagi, teman kantorku ngadain open trip ke Gunung Kidul, dengan tujuan Gua Jomblang, Goa Pindul, Pantai Siung dan Pantai Wediombo. Sejauh ini, perjalanan ini merupakan perjalanan yang paling mahal dan paling berkesan. Disana aku ngelihat sinar sorgawi, nyobain (literally) rock climbing, cave tubing dan hunting kuliner. Pokoknya keren banget lah. Dari situ niatku untuk menjelajahi Indonesia sampai ke ujung2nya mulai terbentuk dengan pasti.

Oktober 2012 - Gunung Pangrango dan Semak Daun
Bulan ini aku mendaki gunung untuk yang pertama kalinya (dulu pernah sih naik Gunung Tangkuban Parahu, tapi itu gak dianggap sebagai mendaki gunung, hanya berwisata ke gunung). Rencananya sih pengen ke Gunung Gede, yang jalurnya gak ekstrem2 banget, tapi malah berujung ke Gunung Pangrango lewat jalur Geger Bentang karena Gunung Gede waktu itu lagi di tutup atas isu kebakaran. Pendakian pertama itu pun menjadi sebuah pendakian penyiksaan bagi kami karena mayoritas anggota kelompok kami adalah nubi dalam mendaki gunung. Pokoknya kalau mendengar kata Geger Bentang, itu adalah nightmare bagi kami. Hihi

Dua minggu setelah mendaki Gunung Pangrango, walaupun badan kami masih belum sepenuhnya pulih, kami memutuskan untuk merayakan hari Sumpah Pemuda di Pulau Semak Daun, Kepulauan Seribu. Disini aku snorkeling untuk yang pertama kali, dan langsung kena racun karang. Pokoknya norak lah.

November 2012 - Gunung Semeru
Pendakian kedua, kuberanikan diri untuk ikut ke Gunung Semeru, puncak tanah Jawa yang terkenal sebagai tempat para dewa berkumpul membahas masa depan umat manusia dan segala nyamuk yang ada di Indonesia. Meski tanpa restu orang tua, aku tetap pergi kesana bermodalkan sayap2 patah dan gelas2 kaca yang sudah retak. Perjuangan 4 hari mendaki mengajariku banyak hal dan aku sadar, aku sedang berkembang <- perkembangan yang sangat telat. Tapi ciyus, Gunung Semeru dan Puncak Mahameru adalah pemandangan terindah yang pernah kulihat sampai saat ini. Aku sungguh bersyukur bisa mendaki kesana.

Desember 2012 - Palembang dan Gunung Gede
Desember adalah bulan memorial sekaligus bulan gambling bagiku. Aku pergi ke Palembang untuk kedua kalianya dan mengunjungi tempat2 yang belum pernah aku lakukan sebelumnya, seperti Pulau Kemaro, OPI, dll (postingannya menyusul). Aku juga baru pertamakali merasakan Mie Celor, Martabak Har dan Pindang di tempat ini. Semuanya enak cuy. Tapi sial, uangku habis buat ongkos PP naik pesawat T.T

Akhir bulan Desember aku juga sempat ke Gunung Gede. Rencananya sih bakalan tahun baruan disana, tapi apa daya, perijinan SIMAKSI gak memperbolehkan kami untuk melewati pergantian tahun di puncak Gunung Gede, jadi kami hanya sampai tanggal 30 Desember saja disana. Awalnya kupikir mendaki Gunung Gede itu gampang. Ternyata mendaki Gunung Gede lewat jalur Gunung Putri itu kesannya hampir sama dengan mendaki Gunung Pangrango vis Geger Bentang.

...

Semoga tahun ini petualangan yang terbaik siap menghampiriku..

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...