21 April 2013

The Frozen Flash


Saat fajar menyingsing di Ranu Kumbolo merupakan moment yang paling dinanti oleh semua pendaki Gunung Semeru. Diselimuti kabut dengan udara yang sangat dingin, Ranu Kumbolo memberikan pesona yang lebih indah daripada setangkai bunga mawar pada hari Valentine. Semua pendaki yang bermalam di Ranu Kumbolo akan segera keluar dari tendanya dan langsung berburu pemandangan saat matahari terbit. Begitu pun aku. Dengan badan menggigil aku mengambil foto temanku yang sudah berpose cantik di spot paling bagus disana. Tanpa disengaja, aku mengambil foto saat orang yang ada disampingku sedang memoto dengan menggunakan flash dari kamera DSRL miliknya. Entah bagaimana prosesnya, flash tersebut terekam difoto ini sehingga meninggalkan kesan cahaya yang terpotong di badan temanku. Awalnya kami berpikir yang aneh-aneh. Selanjutnya, kami sadar bahwa moment yang tepat pada saat mengambil foto tersebut mengakibatkan flash kamera lain tercetak dengan jelas pada poto ini.

5 comments:

  1. Replies
    1. Thanks.. and thank you for visiting this blog.. :D

      Delete
  2. aahh semeru.. suatu saat bakal kesana :D

    ReplyDelete
  3. Aaaaakkkk RANU KUMBOLO... Liat foto temen2 yang udah pada kesana itu tempat luar biasa bangettt... Aaaakkkk aaaaaakkkk aaaakkkk *mulai sarap*

    ReplyDelete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...