28 June 2013

Taman Menara Kembar Petronas, KL




Akhirnya, aku bisa  juga poto di depan Menara Kembar, Kuala Lumpur.

Begitu sampai di Kuala Lumpur, aku langsung ambil bus ke KL Sentral dan lanjut naik LRT ke KLCC Suria, sebuah shopping mall yang ada di seberang Menara Kembar. Sebelumnya aku sempat makan brunch di salah satu resto yang ada di Bandara. Restoran ini aku lupa namanya, tapi lumayan terkenal. Waktu aku  tweet tentang restoran ini, banyak orang Indonesia yang pernah ke KL pasti pernah makan disini, soalnya murah. Sekali makan aku kena 13 RM, atau setara dengan 40000 IDR. Padahal aku hanya makan (semacam) sayur lodeh sama nasi putih aja, tapi harganya sampe segitu. Murah banget kan?!

Sampai di KL Sentral sebenarnya sudah agak siang. Sempat gila-gila bentar di KL Sentral untuk ngedapetin tiket dan SIM Card, akhirnya menjelang sore aku berangkat ke KLCC Suria.

Di KLCC Suria aku langsung heboh. Kirain mall di Jakarta beda di Kuala Lumpur itu beda, ternyata sama aja, sama-sama banyak yang jualan. Aku keliling-keliling bentar, sambil liatin amoy-amoy yang pake celana super pendek yang bertebaran di setiap pojok mall. Aseli, manjain mata banget!!

Dihantui oleh rasa penasaran akan harga barang yang dijual di Mall Kuala Lumpur, aku sempat mampir ke sebuah toko yang kalau di Indonesia mirip dengan Top Man. Walaupun aku belum pernah masuk ke toko Top Man sebelumnya, aku tau kalau Top Man itu adalah toko yang menjual lelaki yang top, ya kadang ada juga yang bottom… pakaiannya. Jadi ada baju dan celana gitu, sama footwear juga. Aku juga lupa nama toko itu. Entah kenapa, sekarang jadi suka lupa. Mungkin ini efek usia mudaku. Tapi toko pakaian itu sepertinya sangat terkenal, karena banyak orang yang berbelanja disana. 2 menit aku berkeliling disana, aku langsung memutuskan untuk tidak membeli satu barangpun dari sana. Mahal!! I wasn’t prepared for this. Wajar dong aku gak beli, soalnya aku hanya bawa 250 RM untuk keperluan selama 3 hari di KL.

Sebenarnya saat itu aku langsung pengen potoan di depan Menara Kembar. Tapi karena sebelumnya temanku bilang kalau potoan di sana lebih baik di sore hari, maka aku pun menunggu waktu yang tepat. Waktu itu masih jam 4 dan disana masih panas banget. Aku keliling-keliling mall KLCC lagi. Gak jelas.

Sekitar jam 5 sore, aku langsung keluar dari Mall KLCC untuk potoan. Di area luar KLCC, ada semacam jogging track yang sering dijadikan sebagai tempat potoan dengan latar belakang Menara Kembar. Waktu itu udah sore, tapi cuaca masih terang berderang, seperti masih jam 1 siang. Padahal kalau di Jakarta, jam segini udah lumayan gelap.

Sampai di jogging track, aku langsung cari posisi potoan yang keren, Eh, waktu nyari  spot yang bagus, aku nemu tap water, air kran yang bisa langsung diminum itu. Tingkat kenorakan pun naik mencapai level dewa, aku langsung poto-poto di sambil mangap-mangap nyedot air yang keluar dari kran. Untung banyak yang lewat, aku jadi bahan tontonan gitu disana. Mereka kurang hiburan kali ya? 

Setelah itu aku langsung poto-poto di sana, dengan Menara Kembar jadi background-nya. Yah, walaupun norak, tapi keren juga bisa potoan disana. Bukan hanya aku yang potoan disana, tapi banyak juga penduduk lokal yang menunjukkan aksi-aksi narsis disana. Ada yang berpasang-pasangan, ada yang bergerombol, seperti anak-anak remaja yang masih alay, ada juga yang datang sendiri-sendiri. Mereka yang datang sendirian biasanya minta tolong orang lain yang kebetulan lagi gak sibuk fotoan untuk difotoin.

Yang paling menyebalkan adalah ketika segerombolan orang India memakan waktu yang cukup lama untuk foto-fotoan disana. Masalahnya, mereka memilih tempat yang kurang tepat. Aku gak bisa moto menara kembar tanpa mereka terlihat di fotoku. Fotoku kotor. KOTOORRR!! Sial!

Satu kejutan yang kutemukan ketika berjalan-jalan sekitar jogging track yang ada disana adalah, ada taman terbuka terhimpit antara Menara Kembar dan KLCC. Gilak. Itu bukan taman bunga biasa seperti yang ada di Indonesia. Tapi taman bermain yang kece badai.





kolam KLCC
Jadi di dalam taman yang lumayan luas itu tersedia beberapa wahana untuk permainan anak-anak. Tipe-tipe wahana seperti yang ada di sekolah playgroung atau TK. Ada kuda-kudaan, ayunan, perosotan, dll. Lebih keren lagi, ada area bermain airnya juga!! Ada air terjun buatan, air mancur, shower-showeran, dan adjacent lake gitu. Dan semuanya terawat dengan baik. Keren gilaaaaakkk!!

Orang Malay emang jago banget dalam menghargai dan menjaga fasilitas umum seperti ini. Mereka tau, taman ini udah dikasih gratis oleh pemerintah (atau kesultanan) kepada mereka, mereka harus ngejaga fasilitas yang ada, biar bisa dipakai untuk waktu yang lama. Kalau fasilitasnya rusak, kan mereka juga yang susah. 

Waktu sampai disana, aku mulai norak lagi. Aku lihat ada kuda-kudaan yang dipasangkan per (spring) dibawahnya, jadi bisa goyang kedepan dan kebelakang gitu. Dan kuda-kudaan ini kecil, hanya bisa dipakai oleh anak-anak umur 5-12 tahun. Tapi, karena aku memang norak, aku naik keatas kuda-kudaan itu dan mulai menggoyangkannya ke depan dan ke belakang. Saking asyiknya aku dalam kenorakanku tersebut, aku gak sadar kalau seorang petugas (seperti satpam) sudah berdiri disampingku sambil memasang muka sangar. Waktu aku lihat dia, aku kaget dan langsung berdiri. “This is for children, not for an adult like you. Shame on you!!” katanya sambil nunjuk-nunjuk aku. “Sorry” jawabku sambil langsung berlalu dari hadapannya. Malu banget aku.


jangan ditiru ya!!

Hal lain, disana gak ada tuh yang namanya pedagang asongan yang membuka lapak di taman untuk jualan. Rapih. Bersih dan tertib. Aku teringat dengan cerita yang ditulis oleh Pandji di blog-nya. Dia bilang waktu itu ada taman kota di Jakarta yang masih enak. Banyak orang datang ke taman itu untuk sekedar santai, membaca buku, jogging, atau sekedar menemani anaknya bermain. Dan lumayan bersih. Tapi kemudian muncul pedagang asongan ditempat itu. Dari satu pedagang, sampai sekarang setiap sudut taman. Selain mereka mengurangi kenyamanan di taman tersebut, mereka juga suka menggoda cewe-cewe yang datang jogging dan bersantai disana. Sekarang, taman itu sepi, hanya dihuni oleh pedagang asongan yang berjuang hidup.

Aku jalan kearah adjacent lake untuk mengambil beberapa poto. Saat itu sudah pukul 7 malam waktu setempat, dan hari masih sangat cerah. Masih seperti jam 3 sore. Jadi aku sempatkan untuk nongki-nongki santai di depan KLCC sambil menikmati air mancur yang tidak memancurkan air. Katanya, pada waktu-waktu tertentu tempat itu akan sangat indah dengan lampu kelap kelip dan tarian dari air mancur tersebut. Tapi mungkin saat itu bukan hari keberuntunganku. Aku hanya bisa duduk disana, diantara sekian ratus orang yang juga menikmati malam yang terang itu, sambil memandang Menara Kembar dan pantulannya didalam air.

24 comments:

  1. Haha konyol sampe bisa di marahin satpam :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, satpam disana galakgalak -__-"

      Delete
  2. “This is for children, not for an adult like you. Shame on you!!”

    -

    "forgive me,i just a child who's trapped in adult body"

    wkwkwkwk :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dzing!!

      Forgive me. We don't have this kind of park in Indonesia :P

      Delete
    2. wuakakakakakak sekarang taman lapak semua ga,hahahahaha

      Delete
    3. entah dimana atau kapan bisa nemu taman yang kayak gitu di Indonesia *sigh*

      Delete
  3. Replies
    1. Hayuu..

      KEmaren waktu ke S'pore, kenapa gak sekalian kesana? Kan tinggal naik bus..

      Delete
  4. Aslinya satpamnya ngiri itu, pengen naik juga.
    Tapi emang bener, di Surabaya juga udah jarang taman yang bersih tanpa pedagang asongan. But it doesn't matter, pengunjung juga tau kok kalo mereka cari nafkah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harusnya satpamnya ngomong terus terang aja yak, gak usah pake kode gitu.. Mihihi

      Aku gak bisa bayangin kalau harus naik kuda-kudaan itu bareng satpamnya. It sounds fun yet weird.

      Delete
  5. setelah baca, ada yang mengganjal nih..
    paragraf pertama ada kata 'aku' dan 'gue'

    tapi postingannya bagus, dan bagian yang sangat lucu itu waktu main kuda-kudaan apalagi ditambah fotonya (no pick=hoax) hahaha :D

    ReplyDelete
  6. Taman di indonesia itu ramenya kalo malem =))

    ReplyDelete
  7. keren jalan jalanya... jadi pembelajaran suatu saat nanti kalau terlaksana jalan jalanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin. Semoga bisa jalan-jalan juga yaa..

      Delete
  8. Ngak sekalian ikut main air bareng anak2 kecil ???? #kaburrr

    ReplyDelete
  9. andai ya jakarta ada tmpt jogging seperti taman itu, sering deh gw jogging :D

    ReplyDelete
  10. Muahahahah... Mass.. Mass.. Udah TUA mass.. Masih aja iseng mainin permainan anak2..

    Aaaaaakkkk... Envy :(

    ReplyDelete
  11. Saya suka tulisan kamu. tepat, detail dan lucu. Jelas kepintaran anda yang tidak merendahkan intelek orang lain. Saya teringat kata kata anda mengenai sikap pelupa anda, "Mungkin aktiviti masa muda ku" ha ha ha. Keep on writing. Salam dari Kuala Lumpur

    ReplyDelete
  12. mas-nya,mau nanya..kalo dr bandara KL,mau ke menara petronas naek apa dan berapa bayarnya?aku mau ke johor bahru transit di KL,dan jeda transitnya 4jam,jadi mau jalan bentar kesana.kira2 jauh apa ga?makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bandara KL itu maksudnya KLIA ya? Aku gak tau kalau dari KLIA, tapi kalau dari KLCC lumayan jauh. Dari KLCC ke KL Sentral dulu. Dari KL Sentral udah dekat kok, naik MRT (atau LRT?) hanya sekitar 2 atau 3 stesen :)

      Delete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...